Ayatollah Khomeini secara terang-terangan menyatakan oposisinya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Iran (PM), Shahpur Bakhtiar. Dia menuding Pemerintah Iran masih berupaya membangkitkan rezim Shah Iran.
"Orang-orang ini mencoba mengembalikan rezim Shah terdahulu atau rezim lainnya. Saya akan menyerang dengan tinjuku di mulut pemerintah ini, mulai sekarang saya yang akan memberi membentuk pemerintahan," kata Ayatollah Khomeini seperti dilansir BBC.
Pidato tersebut ditanggapi oleh PM Bakhtiar dengan upaya menegaskan kekuasaan pemerintah dan membatasi pengaruh Ayatollah Khomeini. Hal itu dilakukan dengan memotong foto Khomeini dari siaran televisi dan menggelar parade militer besar-besaran di hari kedatangan sang imam.
Namun, pada akhirnya semua upaya itu gagal dan pada Juli 1979, Bakhtiar terpaksa melarikan diri ke Prancis setelah Pengadilan Revolusi Iran menjatuhkan vonis mati terhadap dirinya dan Keluarga Shah Iran. Pada 6 Agustus 1991, Bakhtiar dan sekretarisnya dibunuh di rumahnya di Suresnes, pinggiran Kota Paris, Prancis oleh pembunuh yang dikirim Iran.
(Rahman Asmardika)