"Itu akan sangat berbahaya. Karena itu pelaku harus diusut latarbelakangnya, jamgan dibiarkan. Dicek melalui dokter, keluarga dan sebagainya, kampungnya. Benar gak dia gila," tegasnya.
Seperti diketahui dalam kurun waktu kurang dari sepekan, dua ulama di Jawa Barat dianiaya. Salah seorang di antaranya bahkan meninggal dunia.
Peristiwa penganiayan terhadap dua ulama yang ada di Jawa Barat menyedot perhatian publik. Apalagi, pelakunya disebut orang yang mengalami gangguan jiwa.
(Baca juga: Kronologi Uztadz Prawoto Tewas Akibat Dianiaya)
Penganiayaan pertama dialami pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah Santiong, Kampung Sentiong RT 04/01, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Emon Umar Basyri (60) yang akrab disapa Ceng Emon atau Mama Santiong.
Penganiayaan itu terjadi di Masjid Al-Hidayah, Pesantren Santiong. Saat itu, korban sedang duduk wirid atau berzikir seusai melaksanakan Salat Subuh berjamaah. Suasana di dalam masjid saat penganiayaan terjadi sedang sepi, karena seluruh santri telah kembali ke pondok masing-masing setelah Salat Subuh.