Satu Keluarga Tewas Berpelukan Penuh Luka Tusuk, Tangis Histeris Kerabat Pecah

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis
Senin 12 Februari 2018 19:41 WIB
Tangis Ela pecah saat mengetahui kerabatnya tewas (Foto: Chyntia/Okezone)
Share :

TANGERANG - Ela, salah satu kerabat korban satu keluarga tewas berpelukan di Perumahan Taman Kota II, Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, menangis histeris hingga tak sadarkan diri.

Pantauan Okezone di lokasi kejadian, Ela yang baru tiba di kediaman sang bibi yang menjadi korban tewas, yakni Ema (40) dan kedua anaknya, Nova (23) dan Tiara (13) tak hentinya menangis dan meronta mengetahui saudaranya tewas mengenaskan.

"Saya harusnya nginep di sini kemarin, saya udah punya perasaan enggak enak. Saya menyesal," kata Ela yang tak henti menangis.

Berulang kali Ela menjerit memanggil nama kedua sepupunya, hingga akhirnya ia tak sadarkan diri lantaran rasa duka yang begitu mendalam.

(Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Berpelukan Penuh Luka Tusuk di Tangerang)

"Tiara mana Tiara? Nova mana? Aku mau ketemu Tiara sama Nova. Biarin aku masuk, aku mau ketemi," jerit Ela.

Ela berusaha berontak memaksakan diri untuk masuk ke dalam rumah sang bibi yang ditutup dengan garis polisi. Sejumlah sanak saudara dan tetangganya yang lain pun berusaha menahan tubuh wanita muda tersebut. "Sabar la, sabar. Nova sama Tiara udah ada di surga. Istigfar ya la," ujar salah seorang tetangga.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya sekira pukul 15.00 WIB. Ema dan kedua anaknya ditemukan tewas dalam satu kamar dalam posisi berpelukan.

Sementara sang suami, Ali (40) ditemukan sekarat dengan sejumalh luka tusuk di tubuhnya. Tubuh Ali ditemukan di kamar yang berbeda dengan sang istri dan kedua anaknya. Kini, korban pun sudah dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang guna menjalani perawatan intensif.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya