JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengimbau jajaran Pemerintah Provinsi DKI untuk melakukan pengawasan lebih terhadap hotel-hotel yang ada di Ibu Kota agar tidak digunakan oleh para remaja sebagai tempat melampiaskan nafsunya dengan dalih memperingati Valentine Day. Sebab, pihaknya sangat menyayangkan bila nanti ada laporan penjualan alat kontrasepsi meningkat di momen tersebut.
"Maka harus pihak aparat, Pemprov DKI, harus memberikan pengawasan. Hotel-hotel juga harus diawasi. Dalam Islam, seks bebas itu haram," tegas Suhaimi, di Jakarta, Rabu (14/2/2018).
Ia menambahkan, pihaknya tak ingin melihat remaja Islam di DKI kian terjurumus dengan budaya Hari Kasih Sayang. Padahal dalam Islam sendiri, jelas tidak ada kultur untuk memperingatinya.
Menurut dia, kasih sayang antarumat manusia tidak hanya berlangsung pada satu hari, melainkan harus dilakukan setiap saat dan tak ada batasnya. "Enggak boleh mengatasnamakan Valentine kemudian bebas. Anak-anak remaja kita harus tahu tentang itu," imbuhnya.
(Baca: Alasan MUI Setuju Larang Perayaan Valentine Day di Indonesia)