SUKOHARJO - Warga Plesan, Nguter, Sukoharjo mengaku kecewa dengan Pemkab Sukoharjo yang belum menutup PT Rayon Utama Makmur (RUM) karena bau limbah yang membuah resah warga.
Sebagai bentuk kekecewaan, warga pun nekat memblokade pintu gerbang keluar-masuk PT RUM menggunakan besi dan bilah bambu. Tak hanya memblokade, ratusan warga juga meluapkan emosinya dengan membakar ban bekas. Lokasi sekitar PT RUM dipenuhi asap pekat berwarna hitam.
Kekecewaan warga ini dipicu karena PT RUM ternyata hanya menutup sementara pabriknya, terhitung mulai 24 Februari 2018 mendatang. Diperkirakan butuh waktu 1 hingga 1,5 tahun pabrik kembali beroperasi hingga bau limbah teratasi.
Koordinator aksi, Trisno menyebutkan, aksi di depan pintu pabrik ini diikuti warga terdampak limbah dan mahasiswa sebagai lanjutan aksi sebelumnya.
(Baca juga: Protes Limbah Pabrik, Ribuan Warga Demo DPRD Sukoharjo)