Mengenai itu, Roem Kono mengatakan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah mengkaji hal ini. Sehingga, saat rapat pleno DPP Golkar kemarin mendapatkan persetujuan.
“Itu kan mungkin ada kajiannya, kita udah pasti, tidak mungkin ketua umum pak Airlangga mengambil keputusan yang tidak ada dasarnya,” jelas dia.
(Baca juga: Mahyudin Yakin Tak Akan Dicopot dari Kursi Pimpinan MPR)
Selain itu, ia juga mengaku belum mendengar adanya penolakan dari Mahyudin terkait pergantian pimpinan Wakil Ketua MPR ini.
“Saya belum mendengar menolak, karena memang ketua umum telah sampaikan sudah bertemu dengan pak Mahyudin,” tandas dia.
(Awaludin)