"Nantinya, kami ingin ada ahli matematika atau sains yang cerdas tapi juga pandai dalam membaca Al Qur'an. Profesi lainnya, seperti polisi dan tentara bekerja dengan ikhlas karena mengimplementasikan Al Qur'an. Diharapkan generasi cerdas yang dibekali akhlak lahir dari Jatim ," tambahnya.
Tak hanya itu, pemberdayaan ekonomi perempuan juga dianggap penting. Karena melalui program pelatihan dan keteranpilan tang menyasar kaum perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan.
"Terbukti di Jatim, jika perempuan bekerja akan memberikan nilai tambah bagi keluarga. Sehingga dapat menggerakkan ekonomi keluarga dan daerahnya," tutupnya.
Pada kesempatan kali ini, Gus Ipul Mengenakan baju dan sarung putih, mantan Menteri PDT era Presiden SBY ini tampak akrab dan bersedia melayani para Muslimat yang ingin berfoto bersamanya. Tak jarang juga melakukan swafoto.
(Angkasa Yudhistira)