Jubir Kepresidenan Filipina: Kelompok HAM Diperalat Bandar Narkoba

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Senin 26 Maret 2018 19:05 WIB
Juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, menuduh bandar narkoba memperalat kelompok HAM untuk menjelekkan nama Rodrigo Duterte (Foto: Noel Celis/AFP)
Share :

Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano, pekan lalu membela keputusan negaranya untuk memerangi narkoba dengan berbagai cara di hadapan Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss. Ia juga menyebut bahwa serangan-serangan terhadap Presiden Duterte tidak pernah berhenti.

Penasihat Hukum Kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, membela pernyataan kedua rekannya itu. Panelo mengatakan, permintaan HRW agar Cayetano dan Roque menarik pernyataannya itu salah alamat.

BACA JUGA: Keluarnya Filipina Awal dari Kejatuhan Mahkamah Kriminal Internasional

Sebagaimana diberitakan, lebih dari 4.200 orang tewas dalam perang narkoba ala Duterte sejak Juni 2016. Negara-negara Barat dan sejumlah lembaga mendesak agar Duterte segera diadili atas dugaan kejahatan kemanusiaan. Pria berjuluk Rody itu lantas mengancam akan menarik mundur Filipina dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) sekaligus menuduh lembaga itu sebagai alat opresi.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya