Sementara itu, Abdul mengaku sempat memiliki niat untuk membawa mantan Ketua DPR RI itu ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, kata dia beberapa orang langsung mengarahkan ke lantai III ruang VIP, kamar 323.
"Karena korban kecelakaan saya mau arahkan ke IGD, tapi disuruh bawa ke VIP lantai 3. Lalu Saya, Roni dan ajudannya naik ke lantai 3," ujar Abdul.
Mendengar keterangan itu, Hakim menanyakan soal penutupan wajah Setnov saat di Rumah Sakit Medika. Menurut Abdul, itu dilakukan atas keinginan Setnov sendiri.
"Pasien sendiri yang tutup mukanya. Awalnya itu ajudannya hanya tutup selimut di badan saja. Setelah saya antar ke ruang VIP lantai 3, saya bersama driver Roni turun bersama brankar untuk dikembalikan di depan IGD," papar Abdul.
(Salman Mardira)