"Pengumpulan absorbent yang sudah menyerap minyak tersebut dapat dilakukan dengan cara manual," ujarnya.
Upaya pembersihan ini Pertamina bersama perusahaan migas di Kota Balikpapan seperti Pertamina Hulu Mahakam, Pertamina EP Asset V, Petrosea yang juga memiliki fasilitas penunjang dan skill yang memadai dalam aktivitas penanganan ceceran minyak.
(Baca Juga: Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Cemari Pantai hingga Radius 7 Km)
"Pertamina Hulu Mahakam menurunkan Utility Boat Forissa 811 dan Kapal Transko Celebes yang dilengkapi dengan oil boom dan skimmer beserta personelnya. Pertamina EP Asset V memberikan dukungan berupa penyediaan Oil Spill Dispersant (OSD), Oil Boom dan Oil Skimmer serta mengerahkan personel. Petrosea meminjamkan Elastic Oil Spill Response," bebernya.
Sebelumnya sejak Sabtu 31 Maret, 70 orang personel langsung diturunkan oleh Pertamina untuk melokalisasi ceceran minyak agar tidak menyebar menggunakan oil boom dan mengurai ceceran minyak pada air menggunakan oil dispersant. Untuk selanjutnya dikumpulkan, diangkut dan ditreatment sebagai limbah B3. Kegiatan ini dilakukan di pelabuhan Semayang, Jetty Pertamina dan Kampung Atas Air Margasari.