"Kesejahteraan menurun, maka dicari solusi miras yang murah. Jadi ini yang dioplos, dan ini akan berbahaya sekali," jelasnya.
(Baca juga: Hasil Autopsi Korban, Miras Oplosan yang Beredar Mengandung Metanol)
Lebih lanjut Sandi menekankan pihaknya akan menurunkan penggunaan miras oplosan. Salah satu caranya yakni meningkatkan sosialisasi tentang bahaya mengonsumsi miras melalui teknologi smart city.
"Jadi saya ingin kesempatan ini kita gunakan untuk mensosialisasikan dan mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras apalagi miras oplosan," pungkasnya.
(Awaludin)