"Setibanya di lokasi pertama, kerumunan besar berkumpul dan UNDSS memberikan saran bahwa tim pengintai harus mundur," kata Üzümcü dalam pertemuan di markas OPCW sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (19/4/2018).
“Di lokasi kedua, tim berada di bawah tembakan senjata ringan dan ada bom yang diledakkan. Tim pengintai kembali ke Damaskus. "
Berdasarkan pernyataan Pemerintah Rusia, seorang tentara Suriah mengalami luka-luka dalam baku tembak di lokasi kedua. Tidak diketahui siapa pelaku dan orang yang bertanggungjawab di balik penyerangan tersebut.
BACA JUGA:Lavrov: Rusia Tidak Hilangkan Bukti di Lokasi Serangan Senjata Kimia Suriah
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis sebelumnya menuding Rusia dan Suriah berusaha menghilangkan bukti dari serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah setelah tim pemeriksa OPCW belum diizinkan melakukan inspeksi ke Douma pada Senin.