Ditambahkan Pangi, kini Jokowi harus bisa mengelola semua parpol pendukungnya “ngotot” menyodorkan kader terbaik partai masing-masing untuk dipasangkan dengan Jokowi dalam pilpres mendatang.
“Semua partai ngotot bagaimana pun cawapresnya harus dari partai koalosi pengusung, yang punya jabatan strategis di partai tersebut . misal di PDIP ada Prananda, ada Puan Maharani yang merupakan trah Soekarno atau di PPP ada Romi jika di Golkar ada Airlangga Hartato, nah beliau bagaimana dan harus bisa mengelaola kepentingan beliau kepentinagan masyarakat dapat terpenuhi,” tuturnya.
(Baca juga: Pilpres 2019, Demokrat Dinilai Sudah Tidak Pede)