Rusda-Sjafei Siap Hadirkan Tata Kelola Pemerintahan yang Kekinian

Subhan Sabu, Jurnalis
Sabtu 05 Mei 2018 07:13 WIB
Cagub-cawagub Sultra Rusda Mahmud-Sjafei Kahar (Ist)
Share :

BAUBAU – Saat kampanye terbuka di Lapangan Lembah Hijau, Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) 3 Mei lalu, Calon Gubernur Rusda Mahmud dengan penuh semangat dan percaya diri menyapa ribuan massa dan simpatisan yang hadir dengan menanyakan siapa pemimpin yang diinginkan Sultra.

Dengan penuh keyakinan, massa yang hadir menjawab Rusda - Sjafei, gubernur dan wakil gubernurku.

Dia mengatakan, jika Buton ingin maju dengan menjadi daerah otonom maka pilihlah pemimpin yang tepat. Siapa pemimpin yang tepat, massa menjawab Rusda Mahmud. Siapa wakilnya, massa pun menjawab, Sjafei Kahar.

Dalam tatanan pemerintahan tingkat provinsi, kata Rusda, gubernur dan wakil gubernurlah yang mengatur. Karenanya, dia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih pemimpin.

"Hati-hati memilih pemimpin. Jika salah memilih pemimpin, suram masa depan anak-anak kita," tuturnya.

Melihat massa dan simpatisan yang membanjiri lapangan Lembah Hijau, Rusda mengatakan itu adalah cerminan dukungan yang riil dari masyarakat Sultra. "Ini adalah support kemenangan dari masyarakat Sultra," ungkapnya.

Mantan Bupati Kolaka Utara dua periode itu menambahkan, jika terpilih sebagai gubernur nanti akan menerapkan pengelolaan pemerintah yang kekinian.

"Jika kami terpilih nanti, kami akan memberikan tata kelola pemerintahan yang terupdate zaman now," ungkapnya.

Rusda Mahmud mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berjuang bersama dengannya membangun Sultra ke depan.

"Mari kita berjuang bersama-sama memenangkan Rusda Mahmud dan Laode Muhamad Sjafei Kahar, pasangan nomor urut 3", seru Rusda.

Dia menyakinkan, Rusdi-Sjafei merupakan pasangan yang punya kapabilitas untuk memimpin Sultra.

"Rekam jejak kami dapat dilihat pada masa kami memimpin. Insya Allah, rekam jejak yang kami tinggalkan bernilai positif di mata masyarakat," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Rusda berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam merayakan pesta demokrasi.

"Persatuan dan kesatuan harus kita jaga. Saya selalu berdoa agar di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sultra tanpa mengeluarkan air mata dan darah," ucapnya.

Sementara itu, Sjafei Kahar menceritakan kiprahnya di perpolitikan Sultra.

(Baca Juga: Perindo Sultra Tegaskan Seluruh Kader Dukung Pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar)

"Tahun 2013 saya disarankan untuk maju di pemilihan gubernur, tapi sudah ada perwakilan dari kepulauan. Di 2014 saya disarankan untuk maju DPR RI, lagi-lagi saya tolak karena sudah ada perwakilan dari Buton dan Alhamdulillah saudara Amirul Tamim terpilih," terangnya.

Berangkat dari kekhawatirannya terhadap nasib kepulauan Buton, akhirnya Sjafei memutuskan untuk maju dalam Pilkada Sultra berpasangan dengan Rusda Mahmud.

"Karena saya khawatir kepulauan Buton ini akan sama nasibnya seperti Buton Selatan, maka saya harus berusaha untuk membantu proses pemekaran kepulauan Buton dengan maju sebagai wakil gubernur berpasangan dengan Pak Rusda Mahmud," tuturnya.

Dia mengatakan, Buton Selatan telah lama mendapat persetujuan dari DPR dan Presiden sebagai daerah otonomi baru, namun mengalami penangguhan.

Pada akhir orasi politiknya, Sjafei mengajak seluruh masyarakat kepulauan Buton untuk memilih pemimpin yang tepat yang benar-benar dapat memperhatikan masyarakat kepulauan Buton.

 Ketua DPW Partai Perindo Jaffray Bittikaka. (Foto: Istimewa)

"Kalau hanya berjanji, sudah banyak yang berjanji tapi tidak kunjung ditepati. Kalau Buton mau cepat jadi provinsi, maka jangan salah pilih. Pilihlah yang benar-benar mengurus pemekaran dengan serius dan ikhlas, maka pilihlah nomor 3," pungkasnya.

Pada kampanye tersebut, hadir Ketua DPW Partai Perindo Jaffray Bittikaka. Partai Perindo merupakan salah satu pendukung pasangan Cagub-Cawagub Rusda Mahmud dan Sjafei Kahar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya