Bermodus Beli dari Nelayan, Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp3,3 Miliar Digagalkan

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis
Senin 07 Mei 2018 14:06 WIB
Foto: Dwi Ayu/Okezone
Share :

CIREBON - Dit Polairud Polda Jabar bekerjasama dengan Instansi Balai Karantina Ikan berhasil menyelamatkan 13.278 ekor baby lobster dari tangan tiga pengepul di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebutkan ketiga pelaku diantaranya AW (38), AM (35) dan B (29) yang semuanya merupakan warga Kabupaten Sukabumi. Penangkapan ketiga pelaku dilakukan di Jalan Patuguran KP Neglasari, Desa Pelabuhan Ratu, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Modus para pelaku membeli baby lobster dari nelayan kemudian dijual lagi ke pengepul yang lebih besar," katanya, Senin (7/5/2018).

Lalu, lanjutnya, para pengepul tersebut menjual kembali baby lobster ke luar negeri seperti Singapura dan Vietman. Perekor baby lobster dijual sekitar Rp 250.000- Rp 300.000. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sebanyak 13.278 ekor baby lobster terdiri dari 13.200 ekor baby lobster jenis pasir, 78 ekor baby lobster jenis mutiara, satu buah tabung oksigen.

Kemudian satu buah baskom, satu buah roll stop kontak listrik, satu buah senter, satu unit portable battrey, satu buah buku nota kontan, satu unit aquarium air pump type AA-999, tiga unit aquarium air pump type BS-410, tiga unit handphone dan empat buah box steropom.

"Dari kasus ini kerugian negara mencapai Rp3,3 milyar," ungkapnya.

Baby lobster ini, ujarnya, merupakan baby lobster yang dilindungi dan dilarang diperjualbelikan. Baby lobster akan diserahkan ke Instansi Balai Karantika Ikan untuk dikembalikan ke habitatnya.

"Akibat perbuatannya, para pelaku terjerat Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1), Pasal 100 Jo Pasal 7 ayat (2) huruf m dan n Undang-Undang RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman 6 tahun penjara," tegasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya