Imron juga mengaku, sering berpapasan dengan sang perempuan itu. Namun, tidak pernah bertegur sapa. Kondisi ini juga dirasakan oleh warga penghuni Rusun. Sulaiman, Penjual Mie Ayam di depan Rusun Wonocolo menambahkan, mbak Nur ini kerap kali menitipkan kue ke beberapa warung. Sayangnya, perempuan ini tidak banyak bicara dan hanya seperlunya saja.
Baca Juga: Mako dan Kantor Pemerintahan di Jabar Dijaga Ketat guna Antisipasi Teror Bom
Sulaiman tidak menduga jika keluarga yang tinggal di Blok B Lantai V Nomer 2 ini, adalah keluarga yang meledakkan bom. "Saya tidak menduga. Wong waktu terjadi ledakakn saya kaget dan saya lihat lokasi di lantai V itu langsung gelap," pungkasnya.
Sementara itu, ledakkan di rusun tersebut, tiga orang tewas dan dua orang masih dirawat di rumah sakit. Hingga saat ini, polisi bersama tim penjinak bom dan Gegana masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Warga sekitar diungsikan sementara. (EDI)
(Khafid Mardiyansyah)