JAKARTA - Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi patung Arjuna Wiwaha di kawasan Merdeka Barat, bersama Presiden Joko Widodo, pada hari pertamanya di Jakarta, Rabu 30 Mei.
Patung itu menjadi bagian pertemuan bilateral keduanya karena dianggap sebagai bukti hubungan baik India dan Indonesia. Berselang beberapa jam kemudian, saat berpidato di depan sekitar 3.000 keturunan India, Modi berulang kali menyebut betapa budaya dan bahasa India telah melebur menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.
Modi mencontohkan kata bahasa dan istilah rupiah, yang memiliki padanan kata dan pelafalan nyaris serupa dalam bahasa Hindi.
"Banyaknya istilah India yang digunakan di sini mencerminkan hubungan yang telah berlangsung sejak lama. Hubungan ini natural," ujar Modi.
PM India Naredra Modi saat bermain layang-layang bersama Jokowi (Foto: Biro Setpres)
Modi secara khusus juga menyebut festival Bali Jatra, yang secara harafiah berarti perjalanan menuju Bali. Tradisi itu, kata Modi, dirayakan setiap jelang akhir tahun di negara bagian Odisha sebagai pengingat atas pengembaraan sejumlah pelaut dari Kerajaan Kalingga ke Nusantara berabad-abad silam.
"Apakah hubungan ini hanya akan menjadi bagian dari arkeologi? Saya rasa generasi berikutnya mendatang akan tetap berhubungan secara personal," ucapnya.
Dampak akulturasi yang disebut Modi itu setidaknya dirasakan Samdeep Raina, warga negara India asal Kashmir yang telah menetap di Indonesia selama 20 tahun.
Samdeep mengaku belum pernah mengalami tensi primordial yang menyinggung suku, etnik, dan agama selama tinggal di Jakarta.
"Ada faktor pengikat di antara kita. Indonesia sangat menyukai film India," tuturnya.
Setelah perfilman India era Amitabh Bachchan hingga Shah Rukh Khan, sebagian masyarakat Indonesia belakangan ini memang menggandrungi beberapa serial dari negara tersebut.
Beberapa televisi nasional menempatkan serial drama, salah satunya Mahabrata, pada jam tayang utama. Tak sedikit pula pemain peran serial itu yang telah diundang datang ke Indonesia karena jumlah penggemar yang besar.
"Komunitas India di Indonesia merasa aman. Tak ada keraguan soal itu. Itu pula alasan kenapa komunitas ini terus berkembang," kata Samdeep.