Telan 80 Kantong Plastik, Seekor Paus Mati di Perairan Thailand

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Minggu 03 Juni 2018 21:01 WIB
Foto: AFP.
Share :

BANGKOK - Seekor paus pilot mati di bagian selatan Thailand setelah hewan itu menelan 80 kantong plastik.Sebelum menemui ajalnya, paus itu ditemukan sudah dalam kondisi sakit dan tidak bisa berenang di Kanal Na Thap, pada Senin lalu.

Para petugas perairan Thailand kemudian mencoba menggunakan perahu agar paus tersebut dapat terus mengapung.

BACA JUGA: 135 Paus Mati Setelah Terdampar Massal di Pantai Australia

Perawatan intensif juga diberikan sepanjang hari, namun nyawa paus itu tak bisa tertolong pada Jumat sore waktu setempat karena rupanya sang paus telah menelan 80 kantong plastik seberat delapan kilogram.

Ahli biologi kelautan, Thon Thamrongnawasawat, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa plastik-plastik menghalangi tubuh paus untuk mencerna makanan.

"Jika ada 80 kantong plastik di tubuh Anda, Anda akan meninggal," ujarnya.

Thailand adalah salah satu negara pengguna kantong plastik terbanyak di dunia. Kantong plastik diyakini telah membunuh ratusan hewan laut di perairan Thailand setiap tahun.

BACA JUGA: Paus Sepanjang 7 Meter Ditemukan Mati di Pulau Banyak Aceh

Guna mengatasinya, bulan lalu, pemerintah Thailand mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menerapkan denda terhadap penggunaan kantong plastik.

Laporan baru-baru ini memperingatkan bahwa jumlah plastik di samudera dapat bertambah tiga kali lipat dalam 10 tahun mendatang, apabila tidak ada langkah serius yang diterapkan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya