Pemulung Sakit Parah Telantar Tak Berdaya di Kolong Flyover UKI Cawang

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 04 Juni 2018 17:21 WIB
Sadam, pemulung yang sakit di kolong Flyover UKI, Jakarta Timur (Sudin Sosial Jakarta Timur)
Share :

JAKARTA – Seorang pemulung bernama Sadam (29) telantar tak berdaya di kolong jembatan layang atau Flyover UKI Cililitan, Cawang, Jakarta Timur. Pria mengaku asal Surabaya, Jawa Timur itu menderita sakit parah dengan luka yang mulai membusuk di bagian mata.

Usai mendapat laporan dari masyarakat, petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial ( P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur langsung turun tangan membawa Sadam ke Rumah Sakit Budi Asih

Sadam terpaksa berhenti memulung sampah karena tak lagi kuat menopang badannya yang direnggut penyakit. Luka di bagian mukanya semakin terasa nyeri dan menjalar ke seluruh badannya.

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Kurniawan mengatakan mulanya pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa ada sesosok manusia tertidur di bawah Flyover UKI.

"Sudah beberapa hari ini melihat pemulung yang biasa istirahat di kolong Flyover UKI Cililitan tidak bangun-bangun dari tidurnya," ungkap Kurniawan, Senin (4/6/2018).

 

Warga sekitar kemudian melaporkannya kepada petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur yang berjaga di titik lampu merah Pusat Grosir Cililitan (PGC). "Kami petugas langsung bergegas untuk segera menuju lokasi yang dimaksud," imbuhnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pemulung yang sedang tertidur di bawah flyover dalam kondisi mengenaskan. Petugas langsung memanggil ambulans untuk membawa Sadam ke rumah sakit terdekat.

Sadam tidak mengetahui penyebab luka di matanya. Karena secara tiba-tiba ia merasakan sakit dan mulai mengalami pembekakan di bagian mata sebelah kiri. Lama kelamanaan, luka itu menjalar ke bagian mata kanan, pipi dan kening. Bahkan hingga mengalami pembusukan.

Sadam telah dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih untuk mendapatkan perawatan.

"Saat ditanya, pemulung tersebut menjawab tidak memiliki identitas sama sekali seperti KTP dan lain-lain. Namun ia mengaku bernama Sadam berusia 29 tahun asal Surabaya Jawa Timur," pungkas Kurniawan.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya