Mantan Menteri Israel Dituding Jadi Mata-Mata untuk Iran

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 19 Juni 2018 13:22 WIB
Gonen Segev. (Foto: AFP)
Share :

TEL AVIV – Mantan Menteri Energi dan Infrastruktur Israel, Gonen Segev didakwa atas tuduhan melakukan kegiatan mata-mata dan membantu musuh pada masa perang. Dia dituduh telah memberikan informasi sensitif kepada musuh besar Israel, Iran.

Segev yang sebelumnya pernah dipenjara atas tuduhan penyelundupan obat terlarang ditangkap di Guinea Ekuator dan diekstradisi ke Israel bulan lalu. Berdasarkan pernyataan dari Dinas Keamanan Israel, Shin Bet, mantan menteri kabinet itu telah bekerjasama dengan pejabat intelijen Iran sejak 2012 setelah melakukan kontak dengan kedutaan besar Iran di Nigeria.

BACA JUGA: Kuwait Tangkap 12 Terdakwa dalam Kasus Mata-mata Iran

"Segev memberikan informasi kepada operatornya tentang sektor energi Israel, tentang lokasi keamanan di Israel dan tentang bangunan dan pejabat di badan diplomatik dan keamanan, dan banyak lagi," demikian isi pernyataan Shin Bet yang dilansir RT, Selasa (19/6/2018).

Pria berusia 62 tahun itu diduga tetap aktif bekerja sebagai agen pada waktu penangkapannya dan sebelumnya telah dua kali berkunjung ke Iran untuk bertemu dengan handler-nya. Shin Bet juga menambahkan bahwa Segev mengadakan pertemuan dengan pejabat Iran di rumah aman dan hotel di berbagai daerah di dunia dan telah menerima perangkat khusus untuk mengirim dan menerima pesan terenkripsi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya