"Alhamdulillah syukur, kami selama ini sering sekali menyebut nama Letnan Amir Hamzah tetapi di Museum kami belum ada bukti dan peninggalan beliau yang bisa kami pajang. Sudah tiga tahun kami berkomunikasi dengan bapak Aswari Riva'i untuk menemukan bukti otentik tentang Letnan Amir Hamzah, Alhamdulillah hari ini semuanya sudah terbukti," ucap Yanti A.K Gani, pengurus museum A.K Gani Palembang.
"Dari obrolan ini juga ternyata masih berkaitan dengan suatu pajangan yang ada di museum A.K Gani yakni desain Rel kereta api dari Lubuk Linggau hingga Palembang yang ternyata masih berkaitan dengan keluarga ini. Madjatin salah satu orang yang membangun rel kereta api tersebut merupakan kakek kandung dari bapak Saifudin Aswari Riva'i," ungkap Yanti.
Aswari menambahkan, dengan bukti-bukti ini dia berharap cerita tentang para pejuang Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak terlupakan. Hal tersebut penting untuk membangkitkan semangat para generasi muda untuk menjadi pejuang bagi bangsa dan negara.
"Kedepan cita-cita supaya cerita tentang kepahlawan, cerita tentang pertempuran 5 hari 5 malam ini semestinya harus di sebarluaskan ke generasi muda supaya ada semangat berjuang. Ternyata Palembang bukan hanya Sriwijaya adalah kota pejuang, masyarakat Sumatera Selatan adalag pejuang. Nah, pejuang harus memiliki karakter yang jujur, karakter yang sportif menjaga nama baik orang tua itu yang paling pokok dari inti perjuangan," tutup Aswari.
(Khafid Mardiyansyah)