"Pengungsi warga non Papua dengan jumlah sebanyak 66 orang untuk sementara menempati Rumah Tongkonan Agats. Sedangkan 50 warga asli Papua ditempatkan di rumah sewa di Jalan Amborep Agats," kata Kepala Dinas Sosial Asmat Amir Makhmud.
Amir menambahkan, Kabupaten Asmat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nduga memang menjadi pilihan utama warga saat mengungsi dari Kenyam setelah situasi keamanan di daerah itu mencekam pascateror penembakan oleh KKSB.
Para pengungsi harus menempuh perjalanan belasan jam dari Batas Batu ke Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat dengan menumpang perahu motor menyusuri sungai-sungai lebar di wilayah itu.
Aksi pengungsian besar-besaran warga Kenyam tidak saja dilakukan oleh warga non Papua yang bekerja sebagai pedagang, buruh bangunan, peternak maupun aparatur pemerintah di Kabupaten Nduga, tetapi juga dilakukan oleh warga asli Papua asal Yahukimo, Jayawijaya dan sejumlah kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
(Fiddy Anggriawan )