Sunario juga menyayangkan viralnya foto plakat bertuliskan 'Kantor Polisi Bersama' tersebut. "Dan yang beredar di media sosial seolah-olah itu sudah menjadi viral dan dimonumenkan, itu tidak. Inilah fakta dari pada plakat itu yang dikatakan viral sudah terjadi bangunan kantor polisi bersama, tidak. Sekarang plakat ini ada di Polres Ketapang, mereka memberi contoh kita menolaknya, kita tidak membenarkan, maka plakat ini kita bawa ke Polres Ketapang, kita amankan ditakutkan disalahartikan atau disalahgunakan pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.
(Baca Juga : Polisi China Ternyata Sudah 2 Kali Lobi Polres Ketapang soal "Kantor Polisi Bersama")
"Sekarang barang ini ada di kita dan kita memohon masyarakat Indonesia untuk pengertiannya supaya tidak menjadi viral, atau ke mana-mana atau tidak dialihkan ke mana-mana juga. Pada prinsipnya di Ketapang tidak ada kantor bersama antara Kepolisian Republik Indonesia atau Polres Ketapang dengan Polres Shuzou. Saya mohon pengertian masyarakat," tutup Sunario dalam video itu.
(Baca Juga : Plang Polisi Bersama Indonesia-China, Polri: Kapolres Ketapang Tak Jalankan Prosedur)
(Erha Aprili Ramadhoni)