Ngabalin Sebut Ulama Tak Boleh Ikut Politik Praktis

Fadel Prayoga, Jurnalis
Sabtu 28 Juli 2018 21:21 WIB
Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)
Share :

JAKARTA – Tenaga Ahli Deputi IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menyindir kegiatan Ijtimak Ulama yang dilaksanakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U). Menurut dia, tak pantas seorang tokoh agama digiring ke dalam agenda politik praktis.

"Al ulama warassatul anbiya. Karena itu, ulama tidak boleh dibawa dalam politik praktis. Ingat baik-baik," tegas Ngabalin saat menghadiri acara Diskusi Politik bertajuk "Kenapa Harus Jokowi?" di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (28/7/2018).

Ulama merupakan tempat bagi masyarakat untuk bertanya kepada permasalahan bangsa dan negara. Namun, apabila itu tujuannya untuk mencari capres untuk melawan Joko Widodo (Jokowi), ia merasa mereka memiliki tujuan untuk memecah belah umat.

"Al Ijtima itu adalah mengumpulkan semua komponen umat, seluruh komponen organsiasi untuk berbicara tentang masa depan bangsa dan negara. Jangan lupa ketika politik identitas itu muncul, kemudian membicarakan kepentingan politik praktis maka itu akan bisa mencabik-cabik seluruh kepentingan keumatan," tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya