Gempa 7 SR menguncang Lombok pada Minggu 5 Agustus 2018 pukul 1846 Wita. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, setelah beberapa saat peringatan dinyatakan berakhir.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan penyebab gempa karena aktivitas sesar naik di belakang busur Flores yang disebut dengan Flores Back Arc Thrust. Lokasi sesar naik berada di busur vulkanik antara Nusa Tenggara dan Lombok.
"Bagi yang meninggal ahliwaris bakal mendapat santunan dari Kementerian Sosial sebanyak Rp 15 juta sedangkan yang luka-luka Rp 2.5 juta," Pungkas Sutopo, di Markas BNPB.
(Rachmat Fahzry)