“Ini kan organisasi secara politik tidak terlibat dalam politik praktis,” ujarnya
“Sehingga karenanya, maka Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihan sebagaimana mereka sudah terlibat dalam proses politik lainnya,” imbuhnya.
Meski begitu, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan khittah dan kepribadian Muhammadiyah.
“Di dalam menentukan pilihannya senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa. Kemudian, melihat kualitas dan program sifatnya promodial sektarian dan sifat emosianalnya,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )