Fajar Arif sendiri menilai, di bawah Airlangga, visi Golkar yang bersih terlihat signifikan dan menjadi pencapaian yang baik. Pengunduran diri Idrus Marham dari jabatan Menteri Sosial pun menjadi bukti nyata komitmen Golkar.
"(Di mana,) Idrus mengundurkan diri karena berstatus tersangka dilakukan sebelum pengumuman resmi oleh KPK kepada publik," tuturnya.
Sementara itu, Wasekjen DPP Partai Golkar Christina Aryani mengatakan, Golkar di masa kepemimpinan Airlangga memang sangat terikat dengan komitmen untuk menjauhi perilaku koruptif.
"Kami diikat untuk membangun kesadaran bersama menghilangkan perilaku koruptif oknum-oknum, sebagai revisi dari era-era sebelumnya yang kerap tersangkut kasus korupsi," ujarnya.