Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan bahwa Turki berusaha mencari solusi permanen dari konflik yang terjadi di negara tetangganya, Suriah melalui diskusi. Ankara mengatakan, serangan ke Idlib akan menjadi sebuah bencana kemanusiaan yang akan mengirim arus besar pengungsi ke perbatasan Turki.
Turki juga telah mendesak Rusia, yang melanjutkan serangan udara di wilayah yang dikuasai pemberontak pekan ini, untuk menahan diri dan mencegah pasukan pemerintah dan sekutu mereka melancarkan serangan darat.
BACA JUGA: Trump Ingatkan Suriah untuk Tidak 'Sembrono' Serang Pemberontak di Idlib
Tahun lalu, Turki, Rusia dan Iran setuju untuk membuat Idlib menjadi "zona de-eskalasi" dari konflik yang berkurang dan mengirimkan unit tentara untuk mendirikan serangkaian pos pengamatan di sepanjang garis depan antara pemberontak dan pasukan pemerintah.
Jika tidak ada kesepakatan politik yang tercapai, serangan ke Idlib berpotensi memicu konflik dengan Turki.
(Rahman Asmardika)