Dia kemudian menyinggung masalah keyakinan soal Tuhan, di mana dia mengklaim memiliki Tuhan yang berbeda dengan Tuhan yang dimiliki orang lain.
"Jika Anda menikah, Anda bayar. Dimakamkan, Anda membayar. Baptis, Anda bayar. Itu sebabnya saya berkata bahwa Tuhanmu bukanlah Tuhanku. Tuhanmu bodoh. Tuhanku memiliki banyak akal sehat," ujarnya, seperti dikutip ABS-CBN, Sabtu (22/9/2018).
Komentar Presiden Filipina itu disampaikan dalam pidato forum Asosiasi Gastroenterologi Asia Pasifik di Kota Lapu-Lapu, Cebu, hari Jumat. Dalam pidato awal, dia mengecam Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Uni Eropa (UE).
"Anda semua brengsek. Mereka ingin mengirim saya ke penjara dan mengadili saya karena genosida. Mereka adalah sekelompok penjahat. Tunjukkan bagaimana mereka meninggal, ketika mereka meninggal, di mana? Tidak ada," kata Duterte, mengacu pada tuduhan melakukan genosida terkait kebijakan perang melawan narkoba di Filipina.
“Mereka hanya akan mengatakan, era Duterte, 4.000 tewas. Saya membunuh 4.000? Saya bahkan tidak akan punya waktu untuk duduk. Itu akan membuat saya sibuk selama 24 jam," katanya.