KAIRO — Sekelompok pria bersenjata melancarkan tembakan ke arah sebuah parade militer di Iran barat daya. Akibat peristiwa tersebut, menewaskan paling sedikit 25 orang dan melukai 60 lainnya pada Sabtu 22 September. Hal tersebut disampaikan media pemerintah setempat.
Seorang pejabat mengatakan, dua orang bersenjata tewas. Kesaksian lain mengatakan, dua tersangka ditangkap.
Sekelompok pria bersenjata berat itu menembakan senjata otomatis selama lebih dari 10 menit ke arah peserta parade di Provinsi Khuzestan. Menurut laporan, sebagian besar korban adalah anggota pasukan elit Iran, Garda Revolusioner.
Baik ISIS dan sebuah kelompok yang menyebut dirinya “Gerakan Perjuangan Arab untuk Pembebasan Ahvaz”, mengklaim bertanggung jawab atas penembakan di Ahvaz di Provinsi Khuzestan.
Televisi pemerintah mengatakan, penyerang menyasarkan sebuah panggung dimana pejabat Iran berkumpul untuk menonton parade tahunan memperingati Perang Iran–Irak yang berlangsung pada 1980-1988. Parade sejenis diselenggarakan di seluruh negara.