JAKARTA – Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai survei terbaru Populi Center dianggap sebagai "pecut" untuk mengejar ketertinggalan dari keunggulan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin.
"Survei bagi kami penting dan bagus sebagai bahan evaluasi, yang terpenting adalah sebagai "pecut" militansi," katanya kepada Okezone, Kamis (25/10/2018).
Hasil survei yang menunjukan bahwa Jokowi dan Maruf Amin tembus di 56,3 persen sedangkan Prabowo Subianto harus puas di 30,9 persen. Dahniel bertekad mengejar ketertinggalan elaktabilitas capres dan cawapres bernomor urut 01.
"Seperti di survey kompas (misalnya), survei tersebut menurut saya menunjukkan progresivitas Prabowo- Sandi yang terus meningkat dari waktu ke waktu dan waktu jelang Pilpres masih cukup lama," ungkapnya.