PUTUSSIBAU - Julkianus Randi (16), seorang pelajar asal yang dikabarkan hilang di anak aliran Sungai Kapuas, di Dusun Suawe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
"Korban ditemukan sudah mengapung di Sungai Kapuas tepatnya di lanting (rumah terapung) Desa Tanjung Jati," ungkap Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Handoyo di Putussibau, Selasa.
Dijelaskan Handoyo, mayat Randi ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB, karena jasadnya tersangkut di lanting salah satu warga Desa Tanjung Jati.
Setelah proses evakuasi, kata Handoyo, mayat Randi dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau untuk di visum.
Menurut Handoyo, korban bersama rekan-rekan sebayanya pada Minggu 4 November 2018 lalu mandi di sebuah tempat yang biasa menjadi lokasi mandi di Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan.