"Kemudian juga dari lalu lintas disiapkan juga nanti menyiapkan apakah ada rekayasa lalu lintas atau tidak. Nanti di lapangan situasional akan menentukan apakah dilakukan pengalihan arus, akan dilakukan penutupan, contra flow, atau buka tutup," pungkasnya.
(Baca Juga : Habib Rizieq Serukan Hadiri Reuni 212: Bukan Sekadar Nostalgia, tapi Menegakkan Keadilan)
Sebelumnya, Kapendam Kodam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi mengatakan, pihak menyiapkan 2 ribu pasukan untuk membantu kepolisian mengamankan kegiatan Reuni Akbar Alumni 212 di Monas.
"Kita standby 2 ribu personel, disebar, ini kan atas permintaan Polri," ujar Kristomei usai mengikuti Apel Pengamanan Natal, Tahun Baru, dan Pemilu 2019 di Monas, Jakarta Pusat.
(Baca Juga : Polisi Bakal Pisahkan Massa Pro dan Kontra Reuni Akbar Alumni 212)
(Erha Aprili Ramadhoni)