Sering Beraksi Sadis, Komplotan Begal di Bekasi Ternyata Masih Bocah

Wijayakusuma, Jurnalis
Jum'at 07 Desember 2018 18:54 WIB
Share :

Usai digeledah, petugas lalu mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam, diantaranya golok, celurit, gergaji bermata besar serta kantong berisi kunci letter T. Dari penangkapan seorang pelaku, pengembangan pun berlanjut dan petugas berhasil menangkap menangkap dua pelaku lainnya di tempat terpisah.

"Setelah kita kembangkan, ternyata otak pelaku berinisial AP yang masih dibawah umur, yaitu 16 tahun. Rekannya RA dan A sama-sama berumur 15 tahun. Semua pelaku putus sekolah, hanya tamatan SMP. Target pelaku 1 hari itu harus mendapatkan. Bahkan dari jam 12.00 malam sampai pagi bisa mendapatkan 2 sasaran," ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, lanjut Siswo, setiap merencanakan aksinya, para pelaku selalu berdiskusi melalui grup WhatsApp. Selanjutnya, kelima pelaku berkumpul di wilayah Setu dan mencari target korbannya pada tengah malam. Jika sudah membidik target, pelaku kemudian diam-diam membuntuti korban dan membegalnya di lokasi yang benar-benar sepi.

"Kalau kejadian dua minggu lalu di Pangkalan 2, modusnya sama. Jadi pelaku memakai dua motor, bonceng tiga dan bonceng dua. Yang bonceng dua bertugas menyalib atau memberhentikan korban. Setelah berhenti, karena masih ragu-ragu, yang bonceng tiga ini langsung membacok korban. Jadi pengancaman tidak ada, hanya dipinggirkan langsung dibacok. Kemudian untuk korban jatuh dan motor diambil, begitu modus seterusnya," paparnya.

"Setelah kita dalami, ternyata tak hanya pembegalan saja, tapi juga tindak pidana curanmor. Karena pelaku sudah menyiapkan kunci letter T. Kita akan selidiki karena ada beberapa laporan yang sudah masuk terutama pembegalan yang ada di wilayah Setu," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya