Saat jenazah tiba di rumah duka, tangis pecah dari keluarga dan istrinya. Suasana haru kembali menyelimuti kediaman Fais, saat peti jenazahnya dibawa masuk ke dalam rumah duka. Terlihat sang istri menangis histeris.
Lukman, mertua Fais mengatakan sebelum berangkat bekerja ke Papua ia bekerja sebagai pedagang di Makassar. Namun Fais sengaja mengambil pekerjaan itu sebagai pekerja bangunan di Papua.
"Dia baru berangkat ke Papua sejak tiga pekan lalu. Saya juga tidak tahu kenapa Fais ambil pekerjaan bangunan di sana, padahal di sini dia berdagang. Mungkin ini sudah panggilan dari Yang Maha Kuasa," kata Lukman.
Fais sendiri dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sudiang, Makassar, Sabtu (8/12/2018) pagi tadi. Fais meninggalkan seorang istri serta sepasang anak laki-laki dan perempuan.