"Ini Kalapas yang baru, Pak Tejo, bagus dia. Semua dibikinkan plaza untuk upacara. Dari program pembinaannya, terus semua diperiksain, kamar-kamar diperiksa, barang elektronik dihilangkan," klaimnya.
Sebagaimana dalam dakwaan mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen, terungkap adanya bilik asmara berukuran 2x3 meter yang dibangun oleh Fahmi Dharmawansyah di Lapas Sukamiskin. Bilik asmara tersebut dibangun Fahmi untuk melakukan hubungan suami-istri.
Baca juga: Izin Berobat, Suami Airin Suap Kalapas untuk Kencani Wanita di Hotel
Tak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadinya, Fahmi yang merupakan penghuni Lapas Sukamiskin juga disebut menyewakan bilik asmara tersebut kepada warga binaan lainnya. Bilik asmara tersebut disewakan oleh Fahmi kepada warga binaan lain dengan kisaran harga Rp650 ribu.
(Fakhri Rezy)