Korban Hendri, sambungnya, mulanya sedang bersama kedua orang tuanya menginap di Rumah Pondok di Sungai Pering Desa Limbur, Merangin. Korban hanyut pada Kamis sore kemarin sekira pukul 06.00 WIB.
"Korban sebelumnya meminta izin ke orangtuanya untuk pergi ke sungai membuang air besar. Menurut keterangan dari beberapa warga bahwa korban mengidap penyakit epilepsi," tuturnya.
Diakuinya, saat ini penyisiran di sepanjang itu belum membuahkan hasil. Rencananya, jika air di lokasi kejadian hanyutnya Hendri memungkinan, pihaknya akan melakukan penyelaman.
"Pencarian kita dibantu petugas TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat ini semoga membuahkan hasil," harap Ibnu.
(Arief Setyadi )