Warga Dengar 4 Kali Letusan Tembakan di Jatinegara yang Menewaskan Diduga Anggota TNI

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Rabu 26 Desember 2018 02:23 WIB
Lokasi Penemuan Diduga Proyektil saat Aksi Penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur (foto: Harits/Okezone)
Share :

JAKARTA - Penembakan sadis terjadi terhadap satu orang yang diduga sebagai anggota TNI hingga tewas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Salah seorang warga yang menjadi saksi mata mengaku sempat mendengar 4 kali letusan tembakan.

“Saya mendengar ada sekitar 4 kali tembakan,” kata saksi mata yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (26/12/2018).

(Baca Juga: Aksi Penembakan Gegerkan Warga Jatinegara, Korban Diduga Anggota TNI) 

Lokasi Ditemukannya Diduga Proyektil saat Aksi Penembakan di Jatinegara (foto: Harits/Okezone)

Menurut saksi mata tersebut kejadian penembakan kepada seorang yang diduga anggota TNI itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya, pantauan Okezone, terlihat di Jalur Busway ada 7 lingkaraan putih, di antaranya 4 di ruas busway dan 3 di jalur biasa. Diduga bundaran itu merupakan titik proyektil ditemukan.

Hingga saat ini pelaku penembakan hingga kini masih misterius. Berdasrkan informasi, korban sedang mengendarai mobil Toyota Kijang warna hijau di kawasan Jatinegara, tepatnya di Gang Banten.

(Baca Juga: Begini Kondisi Tempat Penembakan Diduga Anggota TNI di Jatinegara) 

Lokasi Ditemukannya Diduga Proyektil saat Aksi Penembakan di Jatinegara (foto: Harits/Okezone)

Diduga anggota TNI yang menjadi korban penembakan bernama Letkol Cpm Dono Kuspriyanto. Ia berasal dari satuan Puspomad dan merupakan lulusan dari Akademi Militer tahun 1987.

Meski begitu Okezone masih terus melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait data itu. Namun, belum ada keterangan resmi terkait aksi penembakan dari pihak Kepolisian maupun TNI.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya