"Acara ini merupakan acara besar bagi rakyat setempat dan akan diselenggarakan selama seminggu. Petik Laut ini merupakan salah satu dari serangkaian acara rakyat selama seminggu yang dinamai dengan “Rokat Dhira & Petik Laut 2018”, dimana acara lainnya berupa: Ziarah Kubur, Ketoprak, Pengajian dan Sholawat ," terang Santi pada Okezone saat dikonformasi, Sabtu (29/12/2018).
Menurut Santi, dirinya hadir di acara petik laut sebagai bentuk dukungan kepada rakyat setempat untuk selalu tetap memelihara dan mempertahankan kebudayaan, sebagai salah satu kekayaan bangsa dan kebudayaan ini merupakan ciri khas masyarakat Madura sebagai bagian dari Bangsa Indonesia sehingga pada akhirnya ini merupakan kekayaan bangsa Indonesia.
"Saya berharap agar masyarakat Madura senantiasa mempertahankan kebudayaannya," tandas Wasekjen Kartini Perindo tersebut.
Baca Juga: Perindo Lampung Kirim Logistik hingga Obat-obatan untuk Korban Tsunami
(Edi Hidayat)