Ketua DPP PKB itu menilai Sandiaga sedang menampilkan 'narsisme numerik' lewat pencapaian 1.000 titik kampanye yang dilakukannya. Di 1.000 tempat tersebut, Karding menduga Sandi menebar kebohongan dan bermain sandiwara.
"Narsisme numerik artinya pencitraan seakan-akan digambarkan dengan jumlah nomor 1.000 yang pada kenyataannya kita lihat banyak pada titik itu tidak ada solusi disampaikan kecuali menebar kebohongan dan bermain Sandiwara di banyak titik," sindirnya.
"Kalau toh ada itu paling OK OCE. OK OCE juga di Jakarta belum ada buktinya bahkan banyak yang tidak berhasil sehingga sebenarnya yang diperlukan tiap kunjungan itu memberi dampak, memberi berkah, memberi manfaat atau memberi pikiran solusi yang diberikan masyarakat," sambung Karding.
(Qur'anul Hidayat)