(Baca Juga: Gelar Rakornas & HUT Ke-46, PDIP Konsolidasi Menangkan Jokowi-Ma'ruf)
"Tapi Pak Jokowi keluar dari kepentingan elektoral semata dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur yg bersifat Indonesia Sentris, bukan Jawa sentris, di perbatasan, di pulau terdepan dan Indonesia Timur," kata Ace.
Demikian juga dengan kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang diterapkan satu harga di seluruh Indonesia. Ini mencerminkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Jadi pernyataan Sudirman sangat mudah dipatahkan dgn perubahan 4 tahun ini.
Contoh lain dari pemimpin yang hanya mikir elektoral, tidak akan berani mengambil risiko untuk melakukan perubahan fundamental. Ini telah dibuktikan oleh pak Jokowi dalam empat tahun ini dengan melakukan perubahan besar besaran dalam peningkatan daya saing ekonomi, kemudahan berusaha dan membongkar mafia-mafia ekonomi.