"Tentu akan ke sana (politik), banyaklah soal pembangunan politik, tantangan bangsa ke depan," ucap Yaqut.
Lebih lanjut, Yaqut memastikan bahwa GP Ansor tidak memihak kepada capres-cawapres tertentu secara institusi.
Baca juga: Aktivis 98 Atma Jaya Dukung Ansor Cegah Disintegrasi Bangsa
"Kita memilih terbaik di antara dua kandidat, ini instruksi," papar Yaqut yang membebaskan anggotanya untuk memilih kandidat capres-cawapres.
Pertemuan tersebut berlangsung tertutup. Presiden Jokowi pun didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
(Fakhri Rezy)