Survei Y Publica: Tolak Poligami, Elektabilitas PSI Meningkat

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 14 Januari 2019 14:13 WIB
Lembaga Y Publica merilis hasil survei mengenai suara perempuan di Pemil 2019. (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)
Share :

JAKARTA – Lembaga survei Y Publica merilis hasil survei tentang suara pemilih perempuan di Pemilu 2019. Hasilnya, elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terdongkrak karena sikap politiknya yang menolak praktik poligami.

Direktur Y Publica, Rudi Hartono, mengatakan sejak bicara tolak poligami di pertengahan Desember 2018, elektabilitas PSI justru naik 0,3 persen.

Berdasarkan hasil survei Y Publica, elektabilitas PSI bertengger di angka 2,9%. Sebelumnya pada survei November-Desember 2018, PSI mendapat 2,6%.

“Elektabilitas PSI naik karena sukses memainkan strategi diferensiasi yang ideologis,” ujar Rudi saat jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Rudi menjelaskan, dengan mengusung isu politik yang ideologis, seperti penolakan Perda berbasis agama dan poligami, PSI sedang memainkan strategi diferensiasi atau pembeda yang ideologis.

Menurutnya, strategi itu membawa keuntungan ganda bagi PSI. Pertama, karena isu yang dilontarkan itu kontroversial, PSI mendapat perhatian dan sorotan publik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya