Sementara komoditi non makanan penyumbang terbesar kemiskinan di kota maupun di desa adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan dan perlengkapan mandi.
Agoes menambahkan, faktor yang berpengruh terhadap tingkat kemiskinan selama priode Maret hingga Septembe 2018, yakni laju pertumbuhan ekonomi triwulan III sebesar 5,89 persen, atau lebih rendah dibandingkan triwulan I sebesar 5,95 persen.
"Inflasi pedesaan periode maret september sebesar 2,70 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi umum sebesar 1,49 persen," tandasnya.
(Rachmat Fahzry)