BMKG menegaskan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, gempa dirasakan warga beberapa kali, dan cukup keras.
"Getaran gempa bumi ini dirasakan sejak malam selasa (senin malam), malam selasa (senin malam) itu terjadi empat kali, hari pertama, hari kedua (getarannya) sama sampai sekarang. Terakhir hari Sabtu (19/01/2019), jam 7 (pukul 07.00 Wita), dihantam lagi, getarannya sama suara gemuruh dari bawah" jelas Kepala Desa Tolala, Kamal.
Hingga saat ini, warga masih bertahan di tenda darurat, daerah ketinggian, dan sebagaian warga lainnya masih berada di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
(Rachmat Fahzry)