Menurutnya, Jokowi bisa saja memilih pendampingnya dari kalangan politisi, profesional, pengusaha, TNI, Polri.
“Tapi beliau tidak memilih, tapi milih ulama berarti beliau mencintai ulama. Tidak benar Pak Jokowi antiulama, wong wakilnya ulama kok,” kata Ma’ruf.
Baca: Kubu Prabowo-Sandi Setuju dan Siap Kisi-Kisi Debat Dihapus
Baca: Perludem Soroti 3 Aspek untuk Format Debat Kedua Pilpres 2019
Ia berujar bahwa Jokowi tidak akan memperlakukan ulama seperti daun salam yang langsung dibuang usai masakan matang.
“Ulama dulu itu diumamakan kayak daun salam. Daun salam itu kalau ibu-ibu mau masak pasti di cari, kalau enggak ada daun salam enggak jadi masak. Karena kurang sedep. Tapi kalau sudah matang masakan, yang paling pertama dibuang itu daun salam,” tutur Ma’ruf.
(Rachmat Fahzry)