Ini Saran Jusuf Kalla agar Daerah Pinggiran Jakarta Tidak Kumuh

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 28 Januari 2019 18:56 WIB
Wapres Jusuf Kalla. Foto: Okezone/Fahreza Rizky
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan daerah pinggiran DKI Jakarta tampak kumuh. Hal ini disampaikannya usai meninjau kawasan Jakarta menggunakan helikopter, Senin (28/1/2019).

JK melihat keadaan wilayah Slipi, Simpang Semanggi, Jagorawi, Cawang Taman Mini dan Cilitan.

Kemudian meninjau Cikunir, Gerbang Tol Tambun, Cakung lanjut ke arah Utara Tol Tanjung Priuk dan ditutup ke Pantai Indah Kapuk sebelum kembali ke Monas.

 

Jusuf Kalla bilang pembangunan daerah di Ibu Kota tak merata. Ia melihat kawasan pinggiran Jakarta masih terlihat kumuh. Kemegahan terfokus di pusat kota.

"Jalan Thamrin ini tidak beda dengan Singapura, begitu ke belakang Jalan Thamrin, atau ke Tanjung Priok itu sama dengan daerah-daerah, kota-kota lain (yang kumuh) kayak Kalkuta (Kolkata-India), Bangladesh, kayak Manila (Filipina), kumuh lah," ujar JK.

Baca: JK: Proyek Transportasi Jabodetabek Terintegrasi Harus Selesai 10 Tahun!

Baca: Ketua DPRD DKI Bilang Tanah Abang Kumuh, Anies: Mungkin Beliau Kebanyakan Kunker

Ia menyarankan hunian atau perumahan untuk masyarakat harus dibangun ke atas untuk mengurangi kondisi Jakarta yang kumuh.

 

Selain itu, kata JK, masyarakat kelas bawah sebaiknya tinggal lebih dekat dengan tempat kerjanya.

"Prinsipnya yang kurang mampu tinggal di daerah dekat tempat kerjanya, bukan soal di tengah kota, dekat tempat kerjanya,” kata dia.

JK lalu menekankan, “Kalau yang mampu: punya mobil, punya apa (kendaraan), biar tinggal agak jauh tempat tinggalnya tidak apa-apa."

Lihat postingan ini di Instagram

Peninjauan Titik Kemacetan Lalu Lintas se-Jabodetabek dari udara, Senin (28/1/2019). https://www.wapresri.go.id/wapres-tinjau-kemacetan-lalu-lintas-dki-jakarta/

Sebuah kiriman dibagikan oleh Wapres RI - Jusuf Kalla (@wapresri.go.id) pada

JK Ditemani Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan saat naik helikopter meninjau Jakarta.

Wapres meminta Anies untuk segera menyusun rencana tata ruang dan tata wilayah di wilayahnya secara baik dan memperhatikan kawasan yang kumuh.

"Seminggu lapor saya, sebulan lapor lagi, lihat prinsip pokoknya dulu, di mana nyambungnya itu. Khususnya DKI (Jakarta), karena DKI yang paling besar," pintanya.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya