Sesuai pantauan 'Tropical Cyclone Warning Center' (TCWC) telah meningkat menjadi siklon tropis 'Riley' yang bergerak ke arah barat dengan kecepatan 6 knot (12km/jam), yang bergerak menjauh dari Indonesia. Sedangkan tekanan pada pusat siklon (990mb) berkekuatan 45 knot (85km/jam) bergerak menjauhi wilayah NTT.
Hal itu berdampak terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dengan tinggi gelombang laut berkisar 2 meter hingga 7 meter.
"Kami berharap warga NTT terus waspada dengan kondisi ini dan diimbau untuk selalu mengupdate informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG melalui Stasiun Meteorologi El Tari Kupang," tuturnya.
(Awaludin)