#GaHoaxGaMakan #KoalisiPraBohong #WowoCapresAbadi #2019PilihJokowi #01IndonesiaMaju #JokowiLagi"
Pada intinya, dalam maklumat itu Rizieq menyerukan kepada seluruh aktivis FPI, organisasi sayap, dan simpatisan agar menarik diri dari Prabowo-Sandi. Alasannya, karena adanya pernyataan dari adik Prabowo, Hashim Sujono Djojohadikusumo, bahwa Prabowo dan Sandi menerima dukungan dari siapa pun. Termasuk keluarga dan keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Pernyataan yang dirujuk dalam poster itu disampaikan Hashim saat menjadi pembicara dalam acara Dialog Nasional Kebhinekaan di Kemayoran, Jakarta Selatan, 27 Januari 2019 lalu.
Dalam kutipan beberapa media online, Hashim mengatakan, sebagai politikus pihaknya akan menerima dukungan dari siapa pun, kecuali dari setan. "Kami akan terima dukungan dari manapun, kecuali iblis, kecuali setan, yang lain kami terima. Prabowo terima. Bahkan anak dan cucu PKI pun, cicit PKI kami akan terima dukungannya, saya katakan itu," kata Hashim kala itu.
"Kita mau menang tapi yang jelas Pak Prabowo tak dibawa ke arah palu arit. Prabowo tetap Pancasila, tetap UUD 1945, tetap NKRI itu dan Prabowo juga jelasin demikian. Kita mau menang siapapun yang dukung kita, kita terima kecuali setan iblis," sambungnya.
Menanggapi poster yang beredar itu, salah satu tokoh FPI, Novel Bamukmin mengatakan bahwa poster yang berisi komando pimpinan FPI Rizieq Shihab agar menarik dukungan dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai kabar bohong alias hoaks.