Pengungsi Tahanan Raih Penghargaan Sastra dengan Hadiah Rp1 Miliar di Australia

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Minggu 03 Februari 2019 20:01 WIB
Behrouz Boochani. Foto/Asylum Seeker Resource Centre
Share :

SYDNEY - Seorang pengungsi yang ditahan di rumah penahanan di wilayah terpencil Pasifik telah memenangkan penghargaan tertinggi sastra Australia dan mendapatkan hadiah sebesar AUS100 ribu atau setara Rp1 miliar.

Behrouz Boochani, seorang warga Iran yang ditahan di sebuah kamp yang dikelola Australia di sebuah pulau Papua Nugini, memenangkan penghargaan sastra Victorian lewat bukunya yang berjudul "No Friends but the Mountains” (Tidak Ada Teman kecuali Gunung).

Boochani menulis bukunya dengan ponsel dan dikirim melalui WhatsApp per bab.

Ia ditahan di Kamp Pulau Manus setelah dievakuasi dari kapal pengungsi dalam perjalanan ke Australia enam tahun lalu. Boochani berharap hadiah itu bisa mendapatkan perhatian pada nasib lebih dari 1.000 orang di luar Pantai Australia.

"Saya tidak ingin merayakan pencapaian ini sementara saya masih melihat banyak orang tak berdosa menderita di sekitar saya," kata Boochani.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya